POSJAK.COM , JAKARTA -.  Dalam perayaan ulang tahun Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang ke 100 tahun , bersama WeCare.id dan Gevingis Caring berkolaborasi mengadakan serangkaian acara dengan tajuk “Charity Festive 100 tahun RSCM, Giving to Kiara” dl lstora Senayan, Jakarta. Sabtu ( 21/12/2019 )

Dalan acara tersebut  diisi dengan acara penggalangan dana , penyediaan alat-alat kesehatan di RSCM KiARA.

Pusat Kesehatan Ibu Anak (PKIA) RSCM Kiara didedikasikan sebagai pusat rujukan tertinggi pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia, yang terutama ditujukan kepada masyarakat yang kurang mampu.

RSCM Kiara percaya bahwa seluruh masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dengan fasilitas terbaik. terlengkap, dan termurah. Pelayanan kesehatan ibu dan anak tentunya membutuhkan perhatian yang sangat besar karena ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat sebagai penerus bangsa .

Acara ini adalah salah satu bagian dari serangkaian acara yang dikoordinasi olehDepartemen llmu Kesehatan Anak FKUl-RSCM.

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap masalah bayi hingga anak, masalah stuntlng, termasuk masalah tumbuh kembang, perawatan bayi prematur. hingga kondisi Retinopathy of Prematurlty (RDP) yang biasa dialami oleh bayi prematur.

Di dalamnya terdapat beragam kegiatan meliputi kegiatan talkshow, Iim column, skrining tumbuh kembang, serta kegiatan edukatif lainnya.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) menyebutkan lndonesia menempati urutan kelima sebagai negara dengan jumlah bayi prematur terbanyak di dunia dan kelahiran prematur diidentifikasi sebagai penyumbang terbesar angka kematian bayi.

Hal tersebut disebabkan oleh ketidakmatangan sistem organ tubuh pada bayi prematur, seperti organ paru paru, jantung, ginjal, hati, dan sistem pencernaan.

Dengan tingkat kematangan tumbuh yang belum sempurna tersebut, maka bayi prematur memiliki resiko tinggi mengalami masalah kesehatan hingga kematian.

Bayi prematur juga memiliki risiko untuk mengalami kondisi yang dinamakan Retinopathy of Prematurity (ROP). Kondisi ini bisa terjadi pada semua bayi prematur, dan semakin meningkat risikonya bila bayi prematur lahir dibawah usia kehamilan 32 minggu dan berat lahir di bawah 1500 gram.

Dampak dari ROP ini bila tidak dilakukan skrining dan terjadi kondisi ROP yang memburuk, bisa mengakibatkan kebutaan yang sifatnya permanen. Karena itu semua bayi prematur wajib mendapatkan skrining ROP, baik yang termasuk risiko tinggi ataupun risiko rendah.

Komunitas Premature Indonesia saja, pada tahun 2015 terdapat 157 kasus ROP, tahun 2016 163 kasus, tahun 2017 106 kasus, tahun 2018 103 kasus, dan per 20 Desember 2019 terdapat 93 kasus.

Semua kasus kebutaan permanen ini seharusnya bisa dicegah apabila bayi prematur dilakukan pemeriksaan skrining ROP. Sehingga seharusnya jika skrining ROP ini sudah berjalan merata dan menjangkau semua bayi prematur di Indonesia, angka kebutaan permanen ini bisa ditekan.

Selain itu, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh RSCM, bayi prematur dan bayi BBLR berisiko mengalami masalah pertumbuhan. Dari total bayi yang sudah diperbolehkan pulang ke rumah, sekitar 19 % nya mengalami kondisi Extra Uterine G rowth Restriction (EUGR), masalah pada pertumbuhan yang tidak tercapai dengan optimal.

Hal ini bisa berpengaruh kepada perkembangan anak, salah satunya kepada kemampuan kognitifnya di masa yang akan datang.

Penanganan dan perawatan bayi prematur membutuhkan fasilitas dan tenaga kesehatan yang kompeten agar tumbuh kembangnya dapat terpantau secara optimal.

Dengan acara donasi yang dilaksanakan hari ini ,di harapakan RSCM Kiara bisa memberikan dukungan fasilitas skrining ,dan pemantauan kembang yang lebih baik di Indonesia.

Beberapa talkshow dengan tema yang menarik di antaranya ada perbincanagan tentang ” Perawatan Bayi Prematur” oleh Dr.Rinawati ,Sp.A(K),,dr M.Adya F.Dilmy,SpOG,BMedSc(Hon) dan Cynthia Lamusu.

Ada pula bincang bincang dengan tema ” Parinting di Era Digital” bersama Dr.Dr Hartono Gunardi ,S.A ( K ) dan Sandra Dewi  dan Moderator Dr.I.G.Ayu Pratiwi ,Sp.A MARS

(Frd / Joe ).